Pada 12 November 2017 s/d 17 November 2017 lalu, mahasiswa S1 Ilmu
Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, menghadiri Temu
Administrator Muda Indonesia 2017 di Universitas Maritim Raja Ali Haji
(UMRAH) Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan pertemuan antar mahasiswa
Administrasi Negara/Publik se-Indonesia. Kegiatan TEMU ADMI 2017 ini
merupakan kelanjutan dari Keputusan Bersama Temu Administator Muda
Indonesia 2016 Nomor : 357/A-c/Temu-AdMI/BPH Hima AP/X/2016 di
Universitas Padjajaran, yang memutuskan Universitas Maritim Raja Ali
Haji sebagai tuan rumah TEMU ADMI 2017.
Tema dalam TEMU ADMI 2017 ini ialah Manajemen Pembangunan Desa,
dengan 3 (tiga) Sub Tema : Pembangunan Infrastuktur (Cluster 1),
Pembangunan Kelembagaan (Cluster 2), dan Pemberdayaan Masyarakat
(Cluster 3). Tim Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara UNISRI berada dalam Cluster 3
ini, yaitu Sub Tema Pemberdayaan Masyarakat. Anggota tim penelitian ini
antara lain : Devi Anggraini Susanto, Bambang Kris Hartanto, Minti
Yastuti, dan Mega Lady Pratiwi. Judul penelitian yang dibawakan yaitu : Pemberdayaan Masyarakat dalam
Penyediaan Air Minum Pedesaan (Studi Kasus Program Penyediaan Air Minum
dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Buntar Kabupaten Karanganyar).
Adapun Dosen Pembimbing penelitian ini ialah Johan Bhimo Sukoco, S.Sos,
M.Si.
Penelitian ini berangkat dari permasalahan ketidakberdayaan masyarakat marginal di Desa Buntar dalam mengakses air minum. Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) muncul sebagai solusi atas “dahaga” permasalahan akses air bersih di desa tersebut.
Namun, dalam perjalannnya, program ini menemui berbagai kendala
sehingga sangat riskan menghambat keberdayaan masyarakat dalam mengakses
air bersih.
Oleh karena itu, penelitian ini dirasa tepat dengan menggunakan
pendekatan pemberdayaan masyarakat yang merupakan manifestasi dari
paradigma dalam Ilmu Administrasi Negara, yaitu New Public Service,
dimana masyarakat bukan hanya sebagai objek pembangunan, melainkan
sebagai subjek pembangunan, dengan kata lain program pemerintah
diarahkan untuk memberdayakan masyarakat.
Kegiatan Temu ADMI 2017 ini diawali dengan pendaftaran delegasi
tanggal 16 Juni 2017 – 11 Juni 2017, pelaksanaan penelitian tanggal 12
Juli 2017 – 22 September 2017, vefifikasi panitia tanggal 24-25
September 2017, pengembalian berkas kepada delegasi tanggal 26-27
September 2017.
Reviewing dan evaluasi oleh Indonesian Association for Public
Administration (IAPA) tanggal 28 September 2017 – 28 Oktober 2017,
pengumuman hasil evaluasi dan revisi makalah penelitian tanggal 30
Oktober 2017 – 5 November 2017, penyusunan revisi makalah tanggal 30
Oktober 2017 – 5 November 2017, dan acara puncak tanggal 12-17 November
2017.
Oleh. Johan Bhimo Sukoco
nb : artikel ini juga dipublish disini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar